Jumat, 25 Oktober 2013

Sepakbola dan Cara Mereka Mencintainya

"Jika saya jadi tukang sampah, maka saya akan jadi tukang sampah terbaik di Liverpool. Saya akan buat Liverpool jadi kota terbersih di dunia. Saya akan mengajak semua tukang sampah bekerja sebaik mungkin, dan saya akan pastikan mereka dibayar dengan pantas. Tapi mungkin ada orang yang bertanya, buat apa menghargai tukang sampah atas pekerjaan yang semua orang bisa lakukan? Tapi saya akan bertanya balik, mengapa mereka menganggap diri mereka lebih penting dari tukang sampah? Saya akan bertanya seberapa bangga mereka jika kota mereka jadi kota terbersih di dunia? Dan siapa yang akan membuat mereka bangga? Tukang sampah," ujar Shankly dalam suatu wawancara.
William "Bill" Shankly

"Jika semua orang berpikir demikian, dan melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil dengan kemampuan terbaiknya, maka itulah kejujuran," katanya lagi. Sebagai seorang sosialis, bentuk kejujuran inilah yang ia inginkan dari setiap orang yang bekerja dengannya. Tak terkecuali di Liverpool.

William “Bill” Shankly - Dia dianggap sebagai pelatih terbesar. Membesut “The Reds” dari tahun 1959-1974, Shankly mempersembahkan 3 gelar Liga Inggris, 2 Piala FA, 3 Charity Shields, dan 1 Piala UEFA. Harap dicatat, bukan raihan gelar itu yang membuat pendukung Liverpool rela mendirikan monumen untuk mengenang Shankly. Pria yang meninggal pada 1981 tersebut dianggap sebagai peletak fondasi kebesaran Liverpool.

"Selamat Ulang Tahun Kapten. Kami sedang menunggu anda di lapangan. Sebagai hadiah, anda kami tempatkan di sudut hati kami terdalam dalam diri kami masing-masing."
#Interisti - Ucapan selamat dari Interisti di ulang tahun Javier Zanetti yang ke-40 tahun (saat itu Ia masih dibekap cedera).

“I love to score goals after passing all the defenders as well as the keeper. This is not my speciality, but my habit.”
#Ronaldo - Pemegang rekor pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang sejarah (15 gol / PD 1998, PD 2002, dan PD 2006). 



Andres Iniesta sesaat setelah mencetak gol

Sesaat setelah mencetak gol kemenangan untuk Spanyol, Andres Iniesta melepaskan kaos sehingga terlihat ada tulisan "DANI JARQUE SIEMPRE CON NOSOTROS", yang berarti "DANI JARQUE SELALU BERSAMA KAMI." Pahlawan kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2010 ini mendedikasikan gol tunggalnya ke gawang Belanda di Stadion Soccer City untuk Dani Jarque. Siapakah Dani Jarque? Iniesta dan Jarque berteman baik sejak keduanya masih menjadi punggawa timnas Spanyol U-17. Kebersamaan itu berlanjut sampai U-19 dan U-21. Meski Jarque dibesarkan rival sekota Barcelona, hubungan mereka tetap dekat. Jarque meninggal kala Espanyol tengah menjalani turnamen pramusim di Italia.

"Money is not a motivating factor. Money doesn't thrill me or make me play better because there are benefits to being wealthy. I'm just happy with a ball at my feet. My motivation comes from playing the game I love. If I wasn't paid to be a professional footballer I would willingly play for nothing."
#Lionel Messi - FC Barcelona Player





"Hubunganku dengan timnas berjalan sangat dalam. Setiap aku memakai jersey Azzurri, aku merasa sebagai orang yang lebih dewasa."
#Buffon - dalam sebuah wawancara dengan Sky Sport Italia menjelang caps ke-136 (menyamai rekor Fabio Cannavaro sebagai pemain Italia dengan caps terbanyak)


“God created me to delight people with goals.”
#Romario - Brazilian footballer

"Dengan sangat sedih dan menyesal saya mengumumkan akhir karier saya sebagai atlet profesional. Menit-menit terakhir bersama Fluminense, Rabu lalu merupakan yang terakhir bagi saya berada di lapangan setelah 17 tahun sebagai pemain sepakbola," ujar Deco seperti dilansir Football Espana.
"Saya akan sangat senang untuk terus bermain hingga akhir musim dan membantu tim kembali meraih tiket ke Copa Libertadores. Saya ingin membantu Fluminense, namun tubuh saya tidak akan membiarkan saya," lanjutnya.
"Secara fisik saya masih bisa bermain, namun otot-otot saya tidak mendukung. Saya sangat ingin berterimakasih atas semua kepercayaan dan dukungan," imbuhnya.
#
Anderson Luis de Souza "Deco" - Mengakhiri karier profesionalnya sehari sebelum ulangtahunnya yang ke-36

Coach: “Garrincha, you need to train your left foot so you can shoot with both feet.
#Garrincha: “But if I shoot with both my feet I’ll fall on the ground”

Filipo Inzaghi saat mencium jersey AC Milan
Menerima chip Clarence Seedorf dengan kontrol dada sempurna, Inzaghi kemudian melesakkan si kulit bundar yang mengoyak jala Alberto Fontana di depan Curva Sud. Dia lalu berbagi kebahagiaan dengan Milanisti, dengan teriakannya yang khas. Setelah mendapat pelukan dari rekan setimnya, Pippo mendekat ke arah suporter dan mencium jersey Rossoneri penuh emosional.
#Filippo Inzaghi - Itulah gol terakhir yang dicetak Pippo untuk Milan, klub yang dibelanya selama satu dekade. Jadi wajar jika Pippo terlihat begitu emosional saat melakukan selebrasi. Bahkan saat dia kembali ke lapangan tengah, beberapa kali Pippo terlihat menyeka air mata yang nyaris membasahi wajahnya.

"Mereka semua mencintai sepakbola. Itulah rahasia Barcelona, karena saat anda melakukan hal yang dicintai, maka semuanya akan berjalan dengan baik. Mereka akan datang berlatih dan berinisiatif melakukan latihan."
#Josep "Pep" Guardiola

Del Piero memberikan salam perpisahan
"TAK ADA YANG LEBIH BAIK DARI..."
Dari 8 Scudettos. Dari promosi dari serie B. Dari Coppa Italia (mari berharap dua). Dari 4 Piala Super Italia. Dari Liga Champions. Dari Piala Super Eropa. Dari Piala Intercontinental. Dari sebuah gol ke gawang Fiorentina. Dari gaya gol Del Piero. Dari sebuah gol di Tokyo. Dari air mata saya. Dari sebuah gol di Bari. Dari gol tendangan voli backheel di derby. Dari gol untuk pengacara. Dari lidah yang keluar di pertandingan melawan Inter. Dari sebuah assist kepada David. Dari gol ke-187. Dari sebuah gol di Jerman. Dari Berlin. Dari sebuah goal ke Frosinone. Dari pencetak gol terbanyak serie B. Dari pencetak gol terbanyak serie A. Dari standing ovation di Bernabeu. Dari 704 pertandingan dengan jersey hitam-putih. Dari 289 gol. Dari sebuah tendangan bebas yang menghasilkan scudetto. Dari sebuah gol ke gawang Atalanta. Dari rekor apapun. Dari jersey nomor sepuluh dengan tulisan Del Piero. Dari ban kapten.

Tak ada, kecuali...apa yang telah Anda berikan kepada saya selama 19 tahun. Saya merasa senang Anda tersenyum, bersorak, menangis, bernyanyi, berteriak untuk saya dan bersama saya. Bagi saya, tak ada warna yang bisa lebih cerah dibandingkan hitam dan putih. Kalian membuat impian saya terwujud. Lebih dari apapun, hari ini saya hanya ingin mengucapkan TERIMA KASIH.
Selalu bersama Anda
Alessandro

#Alessandro Del Piero - Itulah surat terbuka Del Piero kepada tifosi Juventus sesaat setelah mengakhiri karirnya di Juventus.

Akhir musim 2005- 2006, setelah manajemen Juventus mendapat kepastian bahwa mereka dilemparkan ke Serie B karena tersangkut match fixing scandal (pengaturan skor atau populer dengan sebutan Calciopoli), Alesandro Del Piero berbicara di hadapan seluruh pemain dan staf di ruang ganti.
“Silakan membuat keputusan. Satu yang pasti, aku akan tetap di sini, meski harus bermain tanpa gaji sekali pun. Juventus membawaku saat muda dan kini saatnya aku akan membawa Juventus kembali (ke Serie A). Apa pun keputusan Anda, kita tetap berteman. Aku menyayangi kalian.”
Del Piero pemain kelas dunia. Jika mau, ketika itu ia bisa memaksa seluruh klub besar di Eropa untuk mengantre tanda tangannya. Tapi ia bergeming. Memilih bersama Juventus yang terhuyung. Sejumlah pemain kemudian mengikuti langkahnya. Termasuk dua superstar, Gianluigi Buffon dan Pavel Nedved.
#Alessandro Del Piero



"Saya ketika berdiri, berdiri di depan lapangan bola dinyanyikan lagu Indonesia Raya..ya saya ngerasa masa bisa sih orang HIV positif kaya saya pengguna narkoba..dulu mah dikejar-kejar polisi, sekarang saya harus berdiri dan melakukan hal yang saya cintai dalam hidup saya yaitu sepakbola..dan sebelumnya dinyanyikan lagu Indonesia Raya."
#Deradjat Ginandjar Koesmayadi - Pemain terbaik Homeless World Cup 2011 Paris, Perancis. (Kapten Tim Indonesia, PENYANDANG HIV)